WhatsApp-Image-2026-10-01-at-21.09.33
Festival Literasi

Kegiatan Read Aloud dalam Festival Literasi

Dalam rangka memeriahkan Festival Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar, sebanyak 44 siswa perwakilan kelas 1–3 SDIT Ibadurrahman mengikuti kegiatan Read Aloud. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi para siswa untuk menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap buku. Dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan, siswa diajak menikmati cerita melalui kegiatan membaca buku bersama serta menyimak berbagai informasi yang disampaikan oleh narasumber.

Selain membaca buku bersama, kegiatan Read Aloud juga diisi dengan edukasi mengenai gempa bumi. Para siswa mendapatkan pengetahuan tentang apa yang dimaksud dengan gempa bumi, hal-hal yang dapat dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa, serta pentingnya tetap tenang dan mengikuti arahan orang dewasa ketika terjadi bencana. Materi disampaikan dengan cara yang sederhana dan sesuai dengan usia siswa sehingga mudah dipahami. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat budaya literasi, tetapi juga menambah wawasan dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana.

Kegiatan semakin meriah dengan adanya kuis berhadiah yang diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa. Melalui kuis tersebut, siswa diajak mengingat kembali informasi yang telah diperoleh selama kegiatan sekaligus melatih keberanian untuk menjawab pertanyaan di hadapan teman-temannya. Kegiatan Read Aloud dalam Festival Literasi ini memberikan pengalaman yang berkesan bagi siswa SDIT Ibadurrahman. Diharapkan kegiatan tersebut dapat terus menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan pengetahuan, serta membentuk generasi yang aktif, percaya diri, dan gemar belajar.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait